5 Gempa Bumi paling mematikan. Inilah 5 gempa paling mematikan di abad 20 yang berhasil dirangkum oleh info gempa.
1. GEMPA HAITI
Gempa HAITI yang terjadi pada 12 Januari 2010 pukul 16:53 di Port-au-Prince, ibukota negara Haiti ini mencapai kekuatan 7SR. Menurut laporan, sedikitnya 316.000 orang tewas dengan 300.000 lainnya mengalami luka-luka. Tercatat 97.294 rumah hancur, sementara 188.383 lainnya mengalami kerusakan parah.
Kerugian total akibat gempa HAITI diperkirakan mencapai sekitar US$7,8 milyar. Bahkan, hingga tahun 2013, puing-puing bekas gempa belum sepenuhnya disingkirkan. Hingga pada tahun 2014, masih ada sekitar 85.423 orang yang tercatat masih tinggal di pengungsian.
2. GEMPA TANGSHAN
Gempa Tangshan sebagai gempa terbesar di abad ke-20. Terjadi pada 27 Juli 1976 pada pagi hari, bencana ini sedikitnya mengakibatkan 242.769 korban jiwa dan 164.000 orang lainnya terluka.
Sebelum guncangan melanda, sejumlah penduduk melaporkan sejumlah kejadian aneh di mana air sumur di daerah Tangshan naik-turun selama beberapa hari-- serta kebocoran gas di sejumlah tempat.
Sebelum guncangan melanda, sejumlah penduduk melaporkan sejumlah kejadian aneh di mana air sumur di daerah Tangshan naik-turun selama beberapa hari-- serta kebocoran gas di sejumlah tempat.
Pemerintah Tiongkok pada saat itu menolak bantuan dari PBB. Shanghai mengirim 56 tim medis ke Tangshan, dan pembangunan infrastuktur dilakukan seketika dengan bantuanPeople's Liberation Army.
gempa yang dijuluki The Great Kanto Earthequake turut merusak Tokyo, kota pelabukan Yokohama, dan prefektur Chiba, Kanagawa, dan Shizuoka yang berada di sekelilingnya.
Menurut catatan gempa mengakibatkan jatuhnya total 142,800 korban, diantaranya 40.000 orang dinyatakan hilang. Sedangkan menurut laporan dari Kajima Kobori Research, korban jiwa tercatat 105.385 nyawa.
3. GEMPA ACEH
Pada 26 Desember 2004 pukul 14:37, gempa laut yang mencapai 9,1 skala richter terjadi di Samudra Hindia. Dengan kekuatan sebesar itu, bencana ini menjadi gempa terbesar ketiga yang pernah dicatat mesin seismograf. Gempa itu memicu tsunami dan memakan sedikitnya 227.898 korban jiwa, dengan sebagian besar penduduk lainnya hilang.
Saking dahsyatnya gempa turut mempengaruhi daerah-daerah di sekitar Asia Tenggara dan Selatan-- Sri Lanka, India, Thailand, Maladewa, dan Somalia. Gempa ACEH ini juga mengakibatkan lempengan Bumi mengalami pergeseran sebesar 1 cm.
Saking dahsyatnya gempa turut mempengaruhi daerah-daerah di sekitar Asia Tenggara dan Selatan-- Sri Lanka, India, Thailand, Maladewa, dan Somalia. Gempa ACEH ini juga mengakibatkan lempengan Bumi mengalami pergeseran sebesar 1 cm.
4. GEMPA HAIYUAN, TIONGKOK
Pada 16 Desember 1920 pukul 20:05, gempa bumi berkekuatan 7,8 sakal richTer mengguncang kota Haiyuan.
Tidak ada data mengenai kekuatan gempa yang terjadi di wilayah itu, namun kerusakan akibat gempa masih tersisa hingga 3 tahun kemudian. Hingga kini, kerusakan akibat gempa masih bisa dilihat dari perubahan struktur daratan.
Sekitar 200 kilometer perubahan daratan bisa dilihat dari Lijunbu melewati Ganyachi ke Jingtai.
Retakan dan longsor dapat dilihat di sekitar wilayah episentral. Bahkan, sejumlah sungai juga dilaporkan mengalami kerusakan, di mana alirannya berbalik arah.
Tidak ada data mengenai kekuatan gempa yang terjadi di wilayah itu, namun kerusakan akibat gempa masih tersisa hingga 3 tahun kemudian. Hingga kini, kerusakan akibat gempa masih bisa dilihat dari perubahan struktur daratan.
Sekitar 200 kilometer perubahan daratan bisa dilihat dari Lijunbu melewati Ganyachi ke Jingtai.
Retakan dan longsor dapat dilihat di sekitar wilayah episentral. Bahkan, sejumlah sungai juga dilaporkan mengalami kerusakan, di mana alirannya berbalik arah.
5. GEMPA KANTO, JEPANG
Gempa dengan 7,9 skala richter melanda dataran Kanto di pulau utama Honshu, Jepang Terjadi pada 1 September 1923 pukul 11:58gempa yang dijuluki The Great Kanto Earthequake turut merusak Tokyo, kota pelabukan Yokohama, dan prefektur Chiba, Kanagawa, dan Shizuoka yang berada di sekelilingnya.
Menurut catatan gempa mengakibatkan jatuhnya total 142,800 korban, diantaranya 40.000 orang dinyatakan hilang. Sedangkan menurut laporan dari Kajima Kobori Research, korban jiwa tercatat 105.385 nyawa.
0 comments:
Post a Comment